Sejarah Perayaan Halloween

7:02 AM


Asal Mula Halloween. Hari ini tanggal 31 oktober diperingati sebagai hari perayaan Halloween yaitu tradisi perayaan kostum malam tanggal 31 Oktober. Sebenarnya Halloween bukan dari Amerika melainkan berasal dari Irlandia yang dibawa masuk saat bermigrasi ke Amerika Utara. Halloween dirayakan oleh anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata "Trick or treat!" Ucapan tersebut adalah semacam ancaman yang berarti "Beri kami (permen) atau kami akan jahili."

Sekarang ini, Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit yang tidak memberi permen dengan cara menghiasi pohon di depan rumah mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun. Halloween tidak dapat dipisahkan atau identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween. Simbol yang paling sering digunakan adalah Buah labu yang diukir atau dilubangi membentuk wajah menyeramkan bak setan dan didalamnya ditempatkan sebuah lampu atau lilin sehingga menambah seram ditempat yang gelap.



Sejarah asal mula perayaan Halloween berasal dari perayaan festival Samhain (dari bahasa Irlandia kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut "Tahun Baru Kelt". Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka (Wikipedia).




Sekarang ini perayaan Halloween adalah perayaan yang paling ditunggu warga Amerika Serikat setelah perayaan Natal setidaknya bagi para pedagang karena tentu saja menguntungkan baik dari kostum, makanan dan tentu saja produsen permen. Bagi anak-anak di Amerika, Halloween berarti kesempatan memakai kostum Halloween dan mendapatkan permen, sedangkan bagi orang dewasa adalah kesempatan berpesta kostum.

Di Indonesia sendiri banyak juga yang merayakan Halloween, Ada stan atau toko di Mall-Mall yang pegawainya memakai kostum Halloween semua. Tapi sepertinya hanya untuk menarik pembeli dengan memakai kostum Halloween. 



You Might Also Like

0 comments